Loading...
Tazkiyah

KATA HATI DAN AMAL HATI

Unsur-unsur pembentuk iman atau ruang lingkup ibadah kepada Allah meliputi kata dan amal. Kata hati dan kata lisan; serta amal hati dan amal anggota badan. Iman yang hakiki harus terdiri dari keempatnya. Dari keempatnya yang paling urgen adalah kata hati dan amal hati; meskipun—sekali lagi—iman yang benar harus terdiri dari keempat-empatnya.

Hakikat Kata Hati
Berkata hati artinya membenarkan dan meyakini berbagai perkara yang harus dibenarkan dan diyakini, meskipun itu perkara yang tidak logis. Perkara-perkara yang dikabarkan oleh Allah dan Rasul-Nya, seperti diciptakannya malaikat, diutusnya para Nabi sebelum Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, adanya hari Kiamat, adanya surga dan neraka, dan berbagai perkara lainnya.

Pada asalnya seorang muslim harus meyakini bahwa hanya Allah yang boleh diibadahi (yang lain tidak boleh—batil) dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya. Selanjutnya, seiring dengan bertambahnya ilmu dan sampainya kabar dari Allah dan utusan-Nya, ia harus meyakini berbagai perkara yang baru diketahuinya. Demikian sampai seluruh perkara yang harus diyakini yang dikandung oleh ayat-ayat al-Quran dan hadits-hadits Nabi yang shahih dipahami keseluruhannya.

Satu hal yang harus disyukuri, bahwa Allah menerima udzur atas ketidaktahuan kita (QS. 17: 15) akan berbagai hal yang belum kita pelajari/ketahui. Syaratnya, kita serius mempelajarinya dan berusaha sungguh-sungguh untuk mengetahuinya.

Seberapakah tenaga, pikiran, dan waktu yang kita miliki, kita luangkan untuk ini? [Bersambung—Imtihan Syafi’i, 23 Dzulqa’dah 1438 H]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Terlewatkan